Newsflash
High Course Semarang menjadi salah satu Lembaga Bimbingan Belajar / Les Privat terbaik di Semarang. Pelayanan Prima menjadi andalan kami dalam mengambil hati para customer. |
Persewaan LCD Projector
Sewa Handycam
Kursus Website Cepat
| Jadi pengusaha itu mudah. |
|
|
|
Bagaimana menjadi seorang pengusaha percetakan, tanpa modal uang sepeser pun? Sebelum kita belajar lebih jauh, saya ingin bertanya dulu kepada anda. Apa yang ada di dalam benak anda tentang “Seorang pengusaha percetakan”? Jangan terburu-buru melanjutkan membaca, coba renungkan dulu tentang jawaban pertanyaan di atas! Baik, saya anggap anda sudah merenung, mungkin dalam benak kita seorang pengusaha percetakan itu adalah seseorang yang memproduksi barang-barang cetak seperti brosur-brosur, kartu nama, buku, payung, mug, pin, dll. Mempunyai peralatan cetak yang lengkap, mesin cetak yang super mahal harganya, bahan-bahan cetak yang komplit, pengetahuan dan ketrampilan yang luar biasa dalam hal cetak-mencetak, manajemen, menentukan harga, dan seabrek persyaratan lainnya.
Yes, itu benar untuk seorang pengusaha percetakan kebanyakan, tetapi ingat bahwa topik pembicaraan kita pada saat ini adalah “Bagaimana menjadi seorang pengusaha percetakan, tanpa modal uang sepeser pun?”.
Lalu bagaimana caranya?, apa mungkin bikin usaha percetakan tanpa modal?
Yes, sangat mungkin, yang perlu anda lakukan hanyalah lima hal sebagai berikut: 1. Cari sebuah percetakan yang harganya paling miring (kenapa cari yang harganya paling miring? Karena memungkinkan kita memperoleh margin/keuntungan apabila produknya kita jual ke pasaran dengan harga yang wajar). 2. Apabila sudah menemukan percetakan yang dimaksud, lakukan negoisiasi atau bahasa mudahnya adalah kita bilang kepada yang punya percetakan tersebut bahwa kita mau membantu dia untuk mencarikan pesanan/order catakan tanpa dia harus membayar kita (jangan lupa minta harga khusus, karena kita hanya mendapat keuntungan dari selisih harga yang dia berikan dengan harga jual kita kepada konsumen yang memesan). 3. Minta contoh-contoh produk yang sudah pernah dibuat sebelumnya untuk di-display/dipajang di kantor kita (kantor yang dimaksudkan adalah rumah kita, tempat kos kita, atau di mana pun anda mempunyai tempat). 4. Minta ijin menggunakan nama anda sendiri untuk nama perusahaan. Maksudnya anda tidak harus menggunakan nama percetakan aslinya, tetapi pakai nama percetakan anda sendiri (supaya anda juga terkenal). 5. Cari order sebanyak-banyaknya!
Lima hal di atas sudah cukup untuk menjadikan anda sebagai seorang pengusaha percetakan mandiri. Tanpa modal, tanpa ketrampilan, tanpa repot.
Salam Sukses! M. Maulia Mansuri |





